Materi Kuliah Rekayasa Pondasi II-Deep Foundation

Waspada terhadap bencana gempa, tsunami, banjir, longsor, letusan gunung berapi !!!

Minggu, 19 Desember 2010

New Concept by Dr.Fabian J. Manoppo (Fitting Method to Determine the Ultimate Bearing Capacity of Vertical Pile Loading Test in the Field)

To : Whom it may concern,

Metode Kurva Fit untuk menghitung Kapasitas Dukung Tiang Pancang Vertikal Akibat Beban Vertikal dari Hasil Uji Beban Statis di Lapangan (Fitting Method to Determine the Ultimate Bearing Capacity of Vertical Pile under Vertical Loads from Static Vertical Loading Test in the Field)

Kelebihan :
Metode Kurva Fit (Metode Grafis) dibandingkan dengan method grafis lainnya seperti, Chin, Davidson, Mazur Kiwics, P-Y Curve dimana Metode ini mengusulkan pada nilai Kapasitas Dukung Maksimum dari Tiang Pancang bukan pada Nilai Kerusakan dari pada pile (Pile Damage)

Analisa Metode Kurva Fit sbb :
Dari hasil uji beban vertikal statis pada tiang pancang vertikal dilapangan akan diperoleh kurva hubungan beban Q – penurunan S.
Metode Kurva Fit digunakan dengan asumsi awal sebagai sebuah asymptot seperti pada Gambar 2,


Gbr 2. Asumsi metode kurva fitting hubungan beban Q – penurunan S

Secara matematika dapat di tulis seperti :

Q = S / (a + b x S)
S/Q = a + b x S

dimana, a dan b adalah parameter dari kurva Q ~S.
Persamaan 2 dibahagi dengan S,

1/Q = a/S + b

Pada saat penurunan S tak berhingga persamaan 3 akan menjadi seperti :

Q = QS.tak berhingga = 1/ b

dimana QS.tak berhingga adalah asumsi daya dukung maksimum saat penurunan S = tak berhingga. Nilai Kapasitas Dukung Maksimum (Ultimate Bearing Capacity) Qu dari tiang pancang tunggal vertikal akibat beban vertical dari hasil uji beban vertikal statis dilapangan (Static Vertical Loading Test) dapat dihitung sbb :

Qu = m * Q

Dimana Qut dapat menggunakan teori dari Meyerhof menggunakan data laboratorium ataupun data SPT sbb :

Qut = 0.5* γ *D*Ks*Tan δ+ Ap* q’ *Nq (pasir)
Qut = 9*Cu*Ap + α*Cu*As (lempung)
Qut SPT = (4 * Np * Ap) + (Ns rata-rata * As /50)


Nilai m, diperoleh dengan melakukan pengujian dilapangan , perhitungan dan membandingkan seperti PDA Test, O’Cell Test, data SPT, Teori Meyerhof, Teori Chin, Teori Mazur Kiewich, Teori P-Y Curve dan Davidson diperoleh nilai sbb :

Untuk lapisan tanah keras (Hard / Stiff Soil) Nilai m = 0.5 – 0.97
Untuk lapisan tanah lembek (Soft / weak Soil) Nilai m = 0.2 – 0.4

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar